Pages

Minggu, 18 November 2012

Soal Ujian dari Si Profesor Cinta


Hai profesor cinta ! :)

Hmm..
Ya! Mungkin kamu bisa kusebut itu.
Alasannya? Mengapa?
Mmmm..
Sebelumnya terimakasih waktu itu. Waktu dimana aku diabaikan, didiamkan, dan membuatku jadi serba salah untuk melakukan hal apapun.
Yang kedua kalinya, terimakasih telah menjadikan aku bahan uji cintamu. Konyol, ya!

Kamu pikir, Cuma kamu yang boleh badmood?
Kamu pikir, Cuma kamu yang boleh marah?
Kamu pikir, Cuma kamu yang boleh cuek?
Lalu, bagaimana denganku ketika sikapmu yang seperti itu muncul?

Analisa : Kamu menjadikanku  bahan uji laboratorium, untuk menguji bagaimana reaksiku terhadapmu ketika kamu sedang badmood?

Hai! Logiskah analisa itu?

Kamu pikir, aku mencintaimu setengah-setengah?
Kamu pikir, bagaimana ekspresiku ketika kamu mengabaikanku?
Kamu pikir, bagaimana dengan perasaanku?
Kamu bilang, pikiran orang berbeda-beda. Ya, ini pikiranku terhadapmu yang memberi alasan kamu seperti itu untuk mengetahui seberapa besar cintaku padamu.
Mengertilah. Aku tidak suka dijadikan bahan uji seperti itu. Sungguh!Justru  tidak apa-apa kalau kamu berbuat serius. Aku bisa belajar dari situ.
Jangan memberi alasan yang sulit ku terima. Aku mencintaimu tidak setengah-setengah. Dan cintaku bukan untuk diujikan.
Percayalah.. aku mengerti kamu. Aku tau bagaimana sifatmu. Aku juga butuh proses untuk menjadi yang terbaik buatmu. Aku hanya butuh belajar bagaimana caranya mengerti kamu dan tidak membiarkanmu badmood.

Jangan badmood lagi ya.
IKAMU; Si A yang suka badmood~


WITH LOVE,
Norma Annisa Luthfiani

Tidak ada komentar:

Posting Komentar