Setelah kata "putus" itu ku lontarkan, semuanya menjadi berbeda.
Caramu berbicara.
Caramu menghadapiku.
Dan gaya berbahasamu.
Aku sadar, aku yang merubahnya sendiri.
Aku sadar, aku telah mematahkan hatimu.
Aku sadar, aku yang telah menghancurkan mimpi-mimpiku sendiri.
Aku sadar, aku yang telah meremukkan harapan-harapan yang telah ku buat.
Aku sadar, aku yang telah meusak semuanya.
Hatiku dan hatimu.
Cintaku dan cintamu.
Perasaanku dan perasaanmu.
Hidupku dan hudupmu.
Menyesal..
Tapi..
Semua sudah terlambat..
Aku sadar siapa aku.
Aku tidak akan mungkin berada dihatimu lagi.
Aku sadar siapa aku.
Aku tidak mungkin mendapat kesempatan kedua untuk memperbaiki semuanya.
Aku sadar siapa aku.
Anak manja yang selamanya tidak pernah menjadi dewasa.
Aku sadar siapa aku.
Aku tidak pantas untukmu.
Aku sadar siapa aku.
Kembali padamu tidak akan mungkin terjadi.
Aku yang terlanjur melontarkan "putus",
Meski aku sendiri tidak menginginkan perpisahan itu.
With love,
Uma.. :')