Pages

Senin, 14 Oktober 2013

Aku Sadar Siapa Aku

Setelah kata "putus" itu ku lontarkan, semuanya menjadi berbeda.
Caramu berbicara.
Caramu menghadapiku.
Dan gaya berbahasamu.

Aku sadar, aku yang merubahnya sendiri.
Aku sadar, aku telah mematahkan hatimu.
Aku sadar, aku yang telah menghancurkan mimpi-mimpiku sendiri.
Aku sadar, aku yang telah meremukkan harapan-harapan yang telah ku buat.
Aku sadar, aku yang telah meusak semuanya.
Hatiku dan hatimu.
Cintaku dan cintamu.
Perasaanku dan perasaanmu.
Hidupku dan hudupmu.

Menyesal..
Tapi..
Semua sudah terlambat..

Aku sadar siapa aku.
Aku tidak akan mungkin berada dihatimu lagi.
Aku sadar siapa aku.
Aku tidak mungkin mendapat kesempatan kedua untuk memperbaiki semuanya.
Aku sadar siapa aku.
Anak manja yang selamanya tidak pernah menjadi dewasa.
Aku sadar siapa aku.
Aku tidak pantas untukmu.
Aku sadar siapa aku.
Kembali padamu tidak akan mungkin terjadi.

Aku yang terlanjur melontarkan "putus",
Meski aku sendiri tidak menginginkan perpisahan itu.
With love,
Uma.. :')

Senin, 30 September 2013

Maafkan...

Aku...
Yang terlalu mencintaimu...
Aku...
Yang terlalu berharap dicintai olehmu...
Aku...
Yang selamanya tidak pernah ada dihatimu...
Aku...
Yang selalu menganggapmu sebuah mimpi indahku..

Hingga pada suatu ketika..

Ketika mencintaimu adalah sebuah kesalahan terbesarku,
Aku berjanji...
Tidak akan menyesal bahwa aku pernah mencintaimu...

Ketika mengharapkanmu adalah harapanku yang tidak pernah terwujud,
Aku berjanji...
Tidak akan menyesal bahwa aku pernah mengharapkanmu...

Ketika kamu memperlakukan ku seperti ini...
Aku merasakan...
Mungkin aku yang seharusnya memahamimu...

Kala jiwa dan ragaku harus mengikuti langkahmu,
Aku bersedia...
Karena kamu, memanglah segalanya untukku...

Seandainya hadirku hanya mengganggu hidupmu,
Maaf...
Karena aku begitu menginginkannya...

Apabila keinginanku benar-benar mengusikmu,
Maafkan...
Karena aku begitu mengharapkan...

Dari aku, yang tak akan pernah "sekedar mampir" dihatimu...
WITH LOVE,
Uma..

Jumat, 23 Agustus 2013

Terlalu Sering :')

10 Oktober 2012

Dulu yang kamu buat semuanya selalu tampak indah..
Dulu yang kamu buat semuanya selalu membuatnya bahagia..
Dulu yang kamu buat semuanya selalu membuatnya tersenyum..
Dan setiap apa yang kamu buat, selalu ada hal manis di dalamnya..

Hingga akhirnya semua berlalu..

Perhatianmu..
Caramu menghadapi dia..
Kini semuanya tampak berbeda..

Hingga dia kelelahan,
Dan akhirnya dia sadar, dia merasa sedang dipermainkan..

Entahlah..
Ia sendiri tidak mengerti mengapa bisa berfikir demikian..

Sakit.
Itu yang sedang dirasakannya..
Pedih.
Itu yang juga dirasakannya..

Setiap hari dan waktu, tak berhenti dia berdoa kepada Tuhan, meminta untuk mengembalikan perasaannya agar dia dapat merasakan hal yang sama seperti dulu..

Terlalu sering dirinya disakiti dan berlarut-larut dalam kesedihan..
Hingga dia lupa bagaimana rasanya bahagia..

Terlalu seringg dirinya diabaikan..
Hingga dia lupa bagaimana rasanya diperhatikan..

Bahkan, terlalu seringnya dia dalam kesendirian..
Hingga dia lupa bagaimana bahasa berkomunikasi..

Kehadiranmu kembali membuatnya gundah..
Kamu yang datang sekarang sudah berbeda dengan yang dulu..

Seandainya kamu benar-benar tahu bagaimana perasaannya..

Dia hanya mengharapkan cinta darimu..
Cintamu yang masih sama seperti dahulu..
Yang mana kamu sering mengucapkan seberapa besar cintamu padanya..
Dimana ucapanmu masih sering diingatnya..
"I LOVE YOU, NOW and FOREVER" katamu.

WITH LOVE,
Norma Annisa Luthfiani

Kamis, 22 Agustus 2013

Biar Aku Mencintaimu dengan Caraku..

Beri tahu aku..
Jika kehadiranku dalam kehidupanmu hanya membuat mu sedih..
Hanya membuatmu terluka..
Hanya menyakitkanmu..

Beri tahu aku..
Agar aku tahu..
Agar aku mengerti..

Beri tahu aku,
Jika benar seperti itu adanya..
Agar aku dapat membahagiakan mu dengan cara menjauh darimu..
Agar aku dapat membahagiakan mu dengan cara diam..
Agar aku dapat membahagiakan mu dengan cara menghilang darimu..

Hingga saatnya, aku akan berhenti berharap..
Aku akan berhenti menunggumu..
Aku akan berhenti mengusikmu..

Semua akan ku lakukan secara perlahan..
Mencintai mu dalam diam...
Merindukan mu dalam sepi..
Dan aku akan memulai bertahan dengan rasa ini..
Tanpa kamu mengetahuinya.. :')

Biar aku mencintaimu dengan caraku.. :')

WITH LOVE,
Norma Annisa Luthfiani

Ketika Semua Terasa Berbeda

Ketika..
Ketika hari itu masih terasa indah..
Ketika hari itu masih bisa ku temukan kamu..
Ketika hari itu masih bisa melihat apa yang ingin ku lihat pada sosok mu..
Ketika hari itu belum berganti..
Terasa indah..
Terasa sangat dekat oleh mu..
Terasa tidak ada jarak mau pun waktu yang menghalangi..
Begitu bersyukur kepada Tuhan, bahwa hubungan kita masih dijaga oleh-Nya..

Namun..
Semua begitu berbeda..
Semua terasa berbeda..
Semua..

Ketika hari itu tidak bisa ku temukan kamu..
Ketika hari itu tidak bisa melihat apa yang ingin ku lihat pada sosok mu..
Dan ketika hari sudah berganti..

Semua hal yang ku pikirkan tentang kamu, menjauh..
Semua..

Kejam sekali, waktu..
Kejam sekali..

Ada beberapa hal..
Hal yang membuatku sedih..
Perkataanmu, dan sikapmu terhadapku..
Memang jauh berbeda dari biasanya..

Sudahlah..
Sepertinya aku harus bisa beradaptasi..
Membiasakan diri, dengan kamu yang berbeda..

WITH LOVE,
Norma Annisa Luthfiani

Sabtu, 15 Juni 2013

I'm Sorry Goodbye

Pernah dengar lagunya Krisdayanti - I'm Sorry Goodbye?

Sebelum bertemu denganmu hidupku bahagia
Semenjak bertemu denganmu ku makin bahagia 
Semakin lama aku semakin tau tentang engkau 
Sedikit kecewa ternyata engkau tak baik

Pertama-tama semua manis yang engkau berikan 
Membuat aku merasakan cinta sebenarnya 
Semakin hari semakin terungkap yang sesungguhnya
Kumakin kecewa ternyata kau penuh dusta

Maafkan ku harus pergiku tak suka dengan ini 
Aku tak bodoh seperti kekasihmu yang lain 
Terimakasih oh Tuhan, Kau tunjukkan siapa dia 
Maaf kita putus  
So thank you so much, i’m sorry good bye

Seribu cara kau membuai dengan puitis  
Baby kau lupa bahw aku juga manusia 
Yang punya mata telinga hati dan perasaan 
Maaf aku pergi dan takkan untukmu lagi

Maafkan ku harus pergiku tak suka dengan ini 
Aku tak bodoh seperti kekasihmu yang lain 
Terimakasih oh Tuhan, Kau tunjukkan siapa dia 
Maaf kita putus  
So thank you so much, i’m sorry good bye

Lagunya ngena banget ya; buat yang dibohongin sama pasangannya :)
Sesabar-sabarnya hati cewek, pasti dia juga bisa tegas! :)

Kecewa, tapi aku tetap mencintaimu :')

Kecewa.
Iya, sedikit kecewa.
Kamu berbeda. Berbeda. :'(

Apa kamu tahu?
Disetiap malam aku selalu terbangun untuk berdialog langsung dengan Tuhan, meminta; agar kita selalu bersama.

Entah..
Setiap kamu melakukan kesalahan, aku selalu mencoba memaafkanmu..
Setiap kamu membohongi ku, aku selalu mencoba memaafkanmu..
Setiap kamu memarahiku, aku selalu mencoba memaafkanmu..
Setiap kamu mengiris hati ku, aku selalu mencoba memaafkanmu..
Bahkan, dikala khilafmu sudah terlalu besar, aku masih mencoba memaafkanmu..
Oh, aku bodoh? Benarkah?
Aku hanya ingin kamu kembali kejalan benar..
Bukan karena aku lemah..
Tetapi karena kuatnya rasa sayangku agar kamu selalu bahagia :)

Semoga kamu mengerti.. :)

Kecewa, tapi aku tetap mencintaimu..

Dari aku yang selalu membuatmu kesal,
WITH LOVE,
Norma Annisa Luthfiani

Selasa, 05 Maret 2013

Maaf, Jika..

Hatimu, milikmu..
Hatiku, bukan milikku..
Tetapi, milikmu..
Bisakah ku miliki hatimu, sepenuhnya?

Oh, maaf..
Maaf..
Aku terlalu egois..

Mungkin, semua tingkahku tidak pernah benar..
Tidak pernah baik..
Selalu buruk..
Selalu menyakiti..
Kamu :(

Maaf..
Jika aku merepotkanmu..
Maaf..
Jika aku sumber masalahmu..
Maaf..
Jika aku menyusahkanmu..
Maaf..
Jika aku selalu mengabaikanmu..
Maaf..
Atas semuanya..

umak gnayas uka
umak atnic uka
aynamales
nupnapak iapmas
uoy evol
reverof dna won


WITH LOVE,
Norma Annisa Luthfiani

Masih Sangat Ingat :)

A a a a aku jatuh cinta
B b b b benar-benar cinta
C c c c c cintanya sama kamu

A a a apa kau juga cinta 
B b b benar-benar cinta aku
C c c cinta yang beneran cinta

Masih sangat ingat ketika pertama kalinya aku melihatmu..
Disela-sela kerumunan orang banyak..

Masih sangat ingat ketika pertama kalinya, aku menyukaimu..
Ada setitik perasaan mengganjal didalamnya..
Setitik rasa, dimana aku ingin selalu melihatmu..
Senyummu :)

Memperhatikanmu lagi..
Masih sangat ingat ketika perasaan suka itu tumbuh menjadi sesuatu yang tidak terduga..
Cinta..

Perasaan yang dimulai dari setitik, mulai melebar..
Seiring berjalannya waktu..
Bak tumbuhan yang selalu segar setiap kali disiraminya air..

Masih sangat ingat apa topik pembicaraan kita saat pertama kali..
Jejarang sosial- sosial media- social network..

Masih sangat ingat, kita berkenalan lewat jejaring sosial..
Terimakasih, jejaring sosial :)

Masih sangat ingat bagaimana aku mendengar cerita-cerita masa lalumu..
Yang mungkin pernah membuat aku kesal,
Namun tidak begitu jelas, mengapa aku tidak bisa sungguh-sungguh kesal terhadapmu..

Masih sangat ingat semuanya..
Semua hal-hal yang indah..
Tentang aku dan kamu.. Kita :)

Apa kamu ingat?
Tidak ingat, ya?
Bahkan tidak pernah ingat?
Sudahlah. Kamu sudah lupa semuanya.
Tidak perlu mengingatku, biar aku yang mengingatmu :)


WITH LOVE,
Norma Annisa Luthfiani

Sabtu, 02 Maret 2013

Untuk; Manusia Pengabai

Diabaikan..
Diabaikan..
Dan selalu diabaikan!
Tidak dipedulikan,
Tidak lagi diperhatikan!

Manusia seperti apa?
Punya hatikah?

Sebenarnya apa yang kamu rasakan?
Sebenarnya bagaimana perasaanmu padanya?

Hai..
Apa kamu tidak merasa bahagia?
Bahagia karena dia selalu memperhatikanmu, menyayangimu, menuntutmu, mengaturmu..

Hai..
Apa kamu tidak mengerti?
Bagitulah kode tanda sayang darinya?

Suatu hari nanti..
Ketika perhatiannya masih berulangkali dibalas dengan pengabaianmu,
Disinilah dia akan memulai membiasakan diri..
Tanpamu..


WITH LOVE,
Norma Annisa Luthfiani

Selasa, 22 Januari 2013

Parahnya; Aku Mencintaimu

Aku...
Sebenarnya aku ini siapa?
Kekasihmu atau bukan?
Sebenarnya aku ini punya hati atau tidak?
Sebenarnya aku ini punya perasaan atau tidak?
Atau bahkan aku tidak mempunyai hati dan perasaan?
Iya..
Seperti manusia bodoh, tolol, dan idiot!

Apa aku selalu membuatmu kesal?
Apa kamu lelah?
Aku kamu bosan?
Apa menurutmu perhatianku itu kurang?

Baik..
Aku memang tidak peka terhadapmu.
Perhatian saja... Tidak.
Pantas-pantas saja kalau kamu merasa begitu :)
Tidak apa :)

Mungkin kamu merasa aku tidak penting lagi, ya...

Apa yang bisa dipertahankan dari aku;
Seorang manusia bodoh, tolol, dan idiot yang tidak pernah peduli terhadap perasaan kekasihnya...

Seharusnya aku sadar...
Seharusnya aku peka...
Seharusnya aku mengerti...
Tapi apa?
Tidak sama sekali!

Nyatanya aku hanya bisa merusak perasaanmu...
Nyatanya aku hanya merusak hari-harimu...
Nyatanya...
Ahh... Benar!
Nyatanya aku hanya bisa membuatmu sedih dan merusak semuanya...

Maaf.
Meski menurutmu aku tidak peka,
Tetapi aku memiliki jantung yang masih berdetak,
Serta otak untuk berpikir...
Jantungku akan lebih cepat berdetak ketika di dekatmu...
Bolehkah kusebut itu “CINTA”?
Karna disetiap detaknya membuat otakku selalu berpikir tentang KAMU, KAMU, dan KAMU...
Lucu ya!


Kamu, sabar ya menghadapi anak manja :)

WITH LOVE, 
Norma Annisa Luthfiani

Minggu, 20 Januari 2013

Taman Kota {}

Ngawi, 20 Januari 2013

Suaramu yang begitu lembut.. 
Begitu nyaman ku dengarkan..

"Kita mau kemana?", tanyamu dengan suara lembut.
"Terserah."
"Kok terserah?"
"Aku nggak tau beli kertas dimana."
"Duh, Kamu. Ayolah."
"Iya, iya. Yaudah ke Aries aja, ya."
Kitapun berjalan menuju Aries...
"Tutup. Kemana?", tanyamu.
"Nggak tau."
"Kok nggak tau? Yaudah ke Delima aja."
"Iya."

Percakapan kita diperjalanan itu..
Aku menyukainya..

Makan siang kita waktu itu..
Aku sangat menikmatinya..

Dan obrolan kita di taman kota siang itu..
Sungguh.. Aku merindukan saat-saaat seperti ini..
Saat-saat dimana kita berdua, berdua, dan berdua..
Obrolan tentang sebuah pengalaman serta masa depan..

Aku masih enggan berbicara..
Aku tersenyum.. Sungguh! Aku senang!
Aku masih tidak percaya hari ini terjadi..
Kita bersama, selama itu (?)

"Tuhan, aku mau dia..
Hanya dia..
Tidak perlu yang lain..
Yang aku mau hanya dia, Tuhan..
Aku mau, karna aku mencintainya.."

Terimakasih untuk hari ini..
Terimakasih sudah meluangkan waktu..
Terimakasih sudah menemaniku..
Terimakasih sudah membuat rasa suka, sayang, dan cinta itu bertambah lagi..

Berlama-lama lah dihatiku..
Berlama-lama untuk selamanya..

3 jam berlalu..
Kita harus pulang..
Sampai jumpa lagi, sayang :)

WITH LOVE,
Norma Annisa Luthfiani

Jumat, 18 Januari 2013

Kangen {}

Aku..
Mungkin kamu merasa, aku selalu tidak bisa..
Mungkin kamu merasa, aku tidak mementingkan kamu..
Mungkin kamu merasa, aku tidak memperjuangkanmu..
Mungkin kamu merasa, aku tidak ingin bertemu denganmu (?)
Mungkin kamu merasa, sudah lelah..

Maaf..
Aku selalu tidak bisa..
Bukan aku tidak mementingkan kamu..
Bukan aku tidak memperjuangkan kamu..
Aku selalu ingin bertemu kamu..
Bahkan aku selalu ingin bersama kamu..

Mmmh..
Aku kangen kamu..
Apa kabar kamu?

Waktu kita bertemu terakhir di tempat parkir tadi pagi, kamu ingat?
Iya..
Aku tidak bisa mendekat..
Aku tidak bisa menyentuhmu..
Bahkan aku tidak bisa memperhatikan senyummu..

Aku dan kamu terpaut dalam beberapa meter. Mata yang saling bertemu menggantikan komunikasi lewat mulut. Sebenarnya mata kita saling berbicara, bukan? Atau hanya mataku saja, sedangkan matamu hanya diam?
Menerka-nerka tentang kamu memang tidak kenal habisnya. Meskipun menerka-nerka itu lelah, tetapi aku rasa tidak. Karena itu tentang KAMU.

Aku kangen--
WITH LOVE,
Norma Annisa Luthfiani

Dosen Bahasa dan Sastra Indonesia {}

Ayah : "Adek kalau kuliah mau ambil jurusan apa?"
Aku : "Bahasa dan Sastra Indonesia."
Ayah : "Kenapa?"
Aku : "Aku pengen ikut menjunjung tinggi bahasa persatuan." *dengan bangganya*
Ayah : "Kalau sudah ambil jurusan itu?"
Aku : "Aku pengen nantinya dapet beasiswa, Yah. Terus suatu saat pengen ke luar negeri, misalnya; Australia, Jepang, Korea, dll untuk ngajar Bahasa Indonesia disana. Aku juga kepingin jadi dosen Bahasa Indonesia."
Ayah : "Adek punya bakat apa di bidang itu?"
Aku : "Belum, sih. Tapi suatu saat, pasti."
Ayah : "Darimana belajarnya?"
Aku : "Kan bisa memaksimalkan waktu ngerjakan tugas bahasa, Yah?"
Ayah : "Setelah cita-cita tercapai jadi dosen Bahasa Indonesia?"
Aku : "Mau coba jadi penulis novel."
Ayah : "Ya, sudah. Maksimalkan waktu belajarmu. Masuk di PTN yang bagus. Semangat belajarnya ya."
Aku : "Siap!" *tersenym lebar*


Norma Annisa Luthfiani : (dulu) Malas belajar. Malas membaca. Malas mengerjakan PR. Suka online-online-dan online.

Norma Annisa Luthfiani : (sekarang) Suka membaca. Suka menulis. Suka SMS. Dan masih suka online.

Perbedaannya?
Mungkin dia masih sama seperti dulu. Mungkin dia masih suka online dan SMS. Kedua sifat tersebut tidak bisa dihapus olehnya. Tetapi meskipun begitu, Norma yang sekarang lebih rajin membaca lho, daripada Norma yang dulu..

Semenjak suka membaca dan menulis, jadi kepingin punya cita-cita yang berhubungan dengan Bahasa Indonesia. Suatu saat nanti, pasti.

Nasib seseorang tidak akan berubah kecuali kita sendiri yang mengubahnya.

Iqbaal : Let's always do positive things better and faster !

Norma ♥